Aku menulis maka aku belajar

Monday, November 30, 2009

Terdampar

Melangkahi laut tanpa menjadi basah
Menyibak gumpal-gumpal awan
Aku terjebak dalam vakum
Aku di mana?
Tersadar bahwa aku tidak di mana-mana

Tak bertanah, tak berair
Udara pun gigilkan bulu kuduk
Aku tidak tahu ada di mana
Ruangku direnggut, waktu pun melesat

Semua menjadi titik, tanpa makna
Kecuali ya titik itu tadi...
Banyak yang suka melewatkan titik
Menjurus tanpa arah

Titik memang perlu
Menjadi ruang dan waktu yang terlebur
Agar tak hancur karena takabur
Entah kenapa titik selalu dilanggar

Terlangkahi karena tak hendak berhenti
Mendengus dalam keluh
Melepas tanya liar:
Sudah titik belum?


No comments:

Post a Comment

One Earth, Many Faces

One Earth, Many Faces